Tips Agar Non-Removable Baterai Handphone Anda Tetap Awet

Baterai tanam, alias non-removable battery sudah lazim diterapkan pada smartphone masa kini. Entah ponsel murah atau mahal, baterai handphone jenis tanam seakan menjadi tren positif yang banyak dipilih produsen. Besar alasan pabrikan tidak mengijinkan pengguna melepas pasang sendiri baterai adalah karena lasan keamana dan agar body smartphone jadi lebih tipis dan kokoh. Namun, jika baterai ini mulai loyo, konsumen pun menghadapi resiko yang cukup berat.

Tips Agar Non-Removable Baterai Handphone Anda Tetap Awet

Tips Agar Usia Baterai Handphone Lebih Panjang

Ketika non-removable baterai handphone cepat sekali habis hingga Anda harus melakukan charging 7 kali sehari lebih, maka kemungkinan baterai tersebut sudah mulai mengalami penurunan kualitas cell. Kemampuannya dalam menyimpan energi sudah mulai berkurang. Dalam kondisi yang parah, ponsel tiba-tiba mati mendadak saat indikator menunjukkan persentase yang cukup. Menggantinya, Anda harus pergi ke tukang servis atau gambling dengan membeli dan membongkar sendiri ponsel. Hal seperti ini dapat Anda tunda lebih lama dengan cara

  • Gunakan charger bawaan

Hanya inilah satu-satunya jaminan terbaik, yaitu dengan menggunakan charger bawaan yang disertakan dalam paket penjualan. Jikapun sudah tidak ada charger original ini, maka pilihan charger berkualitas dari pabrikan terpercaya dengan spesifikasi sesuai yang dibutuhkan oleh smartphone bisa Anda coba. Hindari membeli charger bertuliskan original namun dibanderol murah. Biasanya charger ori dihargai hingga ratusan ribu.

  • Hindari suhu ekstrim

Temperatur kamar yang dianjurkan adalah 18-35 derajat celcius. Jika kurang atau lebih, segera kondisikan mengingat suhu dapat mempengaruhi umur cell penyimpan daya. Cell ini terbuat dari bahan kimia yang dapat bereaksi dengan suhu tertentu.

  • Isi sebelum kehabisan

Usahakan ketika persentase ada di angka 30 atau saat ada notifikasi, segera lakukan pengisian. Dan hindari memainkan ponsel yang sedang diisi dayanya karena daya harus keluar masuk secara bersamaan, menyebabkan pengisian menjadi lebih lama.

  • Segera lepas setelah terisi penuh

Memang ada smartphone dengan kecerdasa buatan ataupun charger multi chip yang dapat memutus daya ketika baterai hampir atau sudah penuh. Namun tetap membiarkannya menancap ke soket listrik beresiko membuat baterai menjadi menggembung.

  • Matikan smartphone sesekali

Sebaiknya sehari sekali, matikan ponsel selama beberapa waktu. Ketika tidur misalnya, tak ada salahnya Anda mematikan smartphone. Selain agar istrirahat Anda lebih maksimal, ponsel akan membersihkan cache dan dalvik yang mulai menumpuk terlalu panjang. Termasuk halnya penulisan ulang statistik persentase baterai atau istilahnya melakukan kalibrasi.

  • Cek aplikasi

Periksa, adakah aplikasi boros daya yang terus berjalan di background. Aplikasi yang membutuhkan sambungan internet terus menerus biasanya menjadi tersangka utama. Dan biasanya, mereka adalah malware alias virus yang berjalan secara sembunyi-sembunyi. Temukan dan hapus jika perlu.

Baca juga artikel menarik lainnya di selularonline.com

Itulah tadi beberapa upaya yang bisa Anda coba untuk memperpanjang umur baterai handphone Anda. Memang benar baterai tersebut tetap saja akan aus pada waktunya, tetap memiliki masa pakai maksimal akan menghindaran Anda dari resiko pembongkaran body smartphone. jadi cukup sepadan dengan apa yang Anda dapatkan.

Share

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *