Jenis dan Macam Baterai Handphone

Baterai merupakan salah satu perangkat terpenting yang ada pada berbagai macam perangkat elektronik portable pada masa kini seperti, tablet, laptop dan handphone. Meskipun memiliki manfaat serta fungsi yang sama, tetapi baterai handphone memiliki jenis yang berbeda-beda.

Baterai handphone saat ini banyak mengalami perkembangan dengan kualitas yang sangat baik untuk digunakan dalam perangkat handphone. Berikut ini macam-macam baterai yang terdapat dalam handphone.

Nickle Cadmium (NiCd)

Nickle Cadmium merupakan jenis baterai tertua yang dipakai pada handphone. Baterai ini paling tahan banting, tetapi berat dan memiliki volume paling besar dan baterai ini sudah tidak banyak lagi diapaki pada handphpne karena dianggap tidak praktis. Karena bateria ini memiliki efek memori sehingga harus membuat baterai ini benar-benar kosong sebelum menchargernya.

Nickel Metal Hydride (NiMH)

Baterai handphone jenis ini mampu menampung kapasitas 40% lebih banyak dibandingkan NiCd. NiMH merupakan pengembangan dari NiCd yang memiliki volume sama namun memiliki kapasitas yang berbeda. Tetapi NiMCH juga memiliki kerawanan terhadap memory effect walaupun tidak sebesar NiCd sehingga setiap 10 – 15 kali isi ulang harus mengosongkannya lebih dulu. Baterai ini dapat bertahan dengan baik untuk diisi ulang hingga mencapai 500 kali. Tetapi, apabila sudah memlebih batas tersebut, maka Anda harus segera menggantinya dikarenakan kapasitasnya akan menuurn drastis walaupun masih dapat dipakai. Hindari membuang baterai ini, karena jika dibuang sembarangan akan mencemari tanah karena mengandung kadmium.

Lithium ion (Li-ion)

Baterai jenis ini merupakan baterai standar yang paling dipakai pada handphone saat ini karena memiliki keefisienan dan tidak memiliki efek memori namun juga memiliki harga jual yang lebih mahal. Li-ion juga memiliki desain yang lebih ringan dibandingkan dengan NiMH dan memiliki umur lebih tahan lama karena hanya kehilangan sekitar 5% dari kapasitasnya setiap bulan. Baterai ini dapat menampung 150 watt-jam dan mampu bertahan 1000 kali pengisian ulang.

Baca Juga : 8 Trik  Supaya Baterai Handphone Android-mu  tіԁаk Boros

Lithium ion poly (Li-Po)

Baterai ini berasal dari lithium ion namun menggunakan elektrolit berbasis poliner gel yang memiliki desain sangat ringan dan dapat dibentuk sesuka hati. Baterai ini lebih aman dari resiko ledakan. Baterai ini banyak digunakan pada berbagai ponsel dan tablet, karena memiliki bobot yang ringan dan fleksibel sehingga membuat harga baterai ini lebih mahal dibanding baterai Li-ion.

Lithium iron phosphate (Li-Fe)

Baterai jenis ini sebenarnya belum dipakai untuk ponsel karena memiliki harga yang sangat mahal. Baterai ini merupakan pengembangan dari lithium ion yang menggantikan campuran oksida kobalt dalam li-ion yang kemungkinan meledaknya lebih kecuil dan dapat melepaskan kapasitas serta terisi ulang sangat cepat.

Itulah beberapa jenis baterai handphone dari mulai yang terdahulu hingga sekarang yang memiliki perkembangan yang sangat mendukung untuk penunjang handphone Anda. Semakin baik dan mahal jenis baterai, maka semakin baik pula kualitasnya.

Share

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *