Inilah Alasan Harga HP Xiaomi Lebih Murah Dibanding Merek Lain

Xiaomi bisa dikatakan sebagai pabrikan yang popularitasnya melejit dengan cepat. Dengan deretan produk yang selalu laris terjual di pasaran, produsen gadget asal China ini menjadi salah satu brand terpercaya di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia. Cibiran miring yang menghujani Xiaomi seperti halnya mencontek Apple, Samsung dan lain-lain tak sanggup mengimbangi geliat pamornya. Vendor ini tetap menggebrak pasar perangkat elektronik menyaingi nama-nama besar yang sudah lebih lama bercokol di pasar smartphone, kamera dan perangkat lain. Harga HP Xiaomi dikenal memiliki perbandingan price to performance terbaik.

Inilah Alasan Harga HP Xiaomi Lebih Murah Dibanding Merek Lain

Harga HP Xiaomi yang Melambungkan Pamor Sang Produsen

Seperti yang diketahui, harga HP Xiaomi yang dinilai lebih murah selalu laris manis di pasaran. Meskipun sama-sama menggunakan OS android, ponsel buatan Xiaomi menawarkan sesuatu yang lebih dan terbukti disukai oleh mayoritas konsumen. Sebut saja tampilan dan optimalisasi dari MIUI yang didukung adanya komunitas yang solid, spesifikasi yang di atas rata-rata di rentang harga yang sama hingga sparepart yang terbukti banyak di pasaran. Segala faktor pendukung tersebut semakin menggenjot kepercayaan konsumen terhadap ponsel buatan Xiaomi, yaitu Mi dan Redmi. Apa saja sebenarnya yang membuat Xiaomi begitu sukses? Berikut penjelasan sederhananya;

  • Tidak Membuat Store Resmi pada Awal Debutnya

Salah satu dari strategi yang diterapkan demi memangkas harga HP Xiaomi yaitu tidak mendirikan toko resmi dan memilih berjualan online memanfaatkan e-commerce. Pilihan ini kemudian menekan biaya untuk pendirian toko berikut berbagai penunjangnya seperti menggaji karyawan, membeli tempat, mengurus ijin dan lain sebagainya. Namun belakangn ini, Xiaomi sudah berencana membuka 30 lokasi Mi Store dan Pusat Riset di wilaah Indonesia sebagai wujud dari ekspansi pasar mereka.

  • Minim Promosi

Jika Anda lihat, Xiaomi juga tak banyak memajang iklan pada media konvensional semacam pada papan iklan, iklan TV dan portal berita. Manajemen memilih untuk memaksimalkan keberadaan media sosial.

  • Menyediakan Spot Iklan dalam MIUI

Interface buatan Xiaomi, yaitu MIUI ternyata memang memberikan spot iklan di dalamnya. Nah, fitur iklan (bloatware) ini lantas menjadi subsidi silang untuk Xiaomi sehingga harga jual ponsel bisa ditekan serendah-rendahnya.

Baca juga: Ini Dia Harga Hp LG G4, Smartphone High End yang Cocok untuk Aktivitas Gaming

  • Kongsi dengan Qualcomm

Mayoritas ponsel Xiaomi menggunakan chipset Snapdragon yang ternyata ada perjanjian kerjasama di baliknya. Intinya, Xiaomi bisa mendapatkan chip tersebut dengan harga yang lebih rendah, menjadikannya sebagai pembeli chip Snapdragon paling banyak. Otomatis, Qualcomm pun mendapatkan keuntungan karena barangnya ikut laris. Selain itu Xiaomi juga rajin menggelar kerjasama dengan banyak perusahaan lain demi menekan harga jual ponsel.

  • Untung Sedikit Tapi Laris

Dengan alasan pertimbangannya sendiri, pabrikan ini memilih marketshare di pasar kelas menengah ke bawah. Pasar kelas ini bisa dipastikan melariskan jumlah unit yang lebih banyak dibanding kelas atas. Di pasar menengah bawah ini, pastinya keuntungan Xiaomi pun bisa dibilang sedikit. Tapi tidak masalah, meski keuntungan sedikit pabrikan tersebut tidak akan merugi sebab ponsel mereka laku keras. HP buatan Xiaomi juga hanya ada 2 varian, yaitu Redmi untuk menengah ke bawah sementara Mi untuk menengah ke atas.

Harga HP Xiaomi memang terkenal murah, namun tidak bisa juga dianggap murahan. Produsen pimpinan Lei Jun ini memang paling pintar membaca keinginan pasar dan menerapkan strategi yang terbaik. Hasilnya, kini Xiaomi tidak bisa lagi dianggap pendatang baru yang sepele.

Share

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *