Bagian-Bagian Ponsel Ini Ternyata Paling Cepat Rusak

Jika melihat dari perkembangan teknologi yang ada saat ini, maka semakin lama ada semakin banyak komponen yang berubah. Dulunya ponsel generasi lama dikeluarkan dengan ukuran yang sangat besar, dibekali dengan antena juga keypad. Maka sekarang ini sudah banyak diantara bagian-bagian ponsel yang dihilangkan, seperti penggunaan antena dan juga keypad mulai minim dipakai. Generasi baru ditunjang dengan model yang kian praktis juga lebih mudah dalam pemakaiannya.

Tentunya banyak diantara Anda yang juga sudah meninggalkan ponsel generasi lama dan beralih menggunakan seri terbaru bukan, mengingat tak bisa dipungkiri jika yang baru ini memberikan lebih banyak tawaran manfaat kepada konsumen, khususnya adalah dari segi komponen bagian dalam atau mesinnya sudah banyak mengalami pembaharuan. Termasuk juga fitur-fitur yang diberikan. Ponsel bukan lagi sarana yang hanya bisa dipakai untuk kebutuhan mengirimkan sebuah pesan atau telepon saja, melainkan ia juga bisa digunakan untuk internetan, membuka dunia baru bagi masyarakat.

Namun seperti halnya perangkat teknologi yang lainnya, maka kerusakan juga sangat sering terjadi, jika penggunaannya salah, adapun beberapa bagian-bagian ponsel yang paling renta mengalami kerusakan, diantaranya adalah:

Baca juga: Mengenal Bagian-bagian Ponsel

  1. Layar, khususnya adalah ponsel touchscreen maka layar ini memang komponen utama di dalam menjalankannya. Semakin sering digunakan terkadang akan muncul guratan pada bagian layar ponsel tersebut, tak jarang juga ketika terjatuh atau mengalami benturan maka layar ini adalah bagian utama yang memiliki potensi kerusakan tinggi. Untuk itulah sangat penting untuk menyematkan pelindung yang berkualitas, sehingga tak mudah rusak, mengingat kerusakan layar biaya perbaikannya juga sangat mahal.
  2. Baterai, ada banyak faktor yang menyebabkan kerusakan sumber daya ponsel ini, diantaranya adalah penggunaan yang terlalu berlebih, sering diakali untuk gaming tanpa tau batasan waktu, hingga terkadang juga penchargeran yang salah, sering kali lupa dalam mencabutnya, sehingga daya dipaksa masuk meskipun sudah penuh. Hingga pemakaian dengan menchargernya juga bisa jadi faktor penyebab kerusakan.
  3. Body atau case luar, biasanya bagian yang satu ini mengalami kerusakan karena sebuah benturan atau pemakaian yang terlalu tinggi sehingga warnanya juga mudah berubah. Cara untuk menghindari kerusakan bagian tersebut adalah dengan menyematkan softcase.
  4. Tombol power dan juga volume, karena terlalu sering dipakai maka tak heran jika bagian yang satu ini juga mudah mengalami kerusakan, diantaranya adalah bagian keypadnya yang masuk kedalam hingga terkadang tak bisa dipakai secara mudah untuk menekan karena bagian fleksibilitasnya sudah mulai turun.

Namun juga tak perlu khawatir karena bagian-bagian ponsel tersebut akan tetap awet dengan penggunaan dan perawatan yang tepat. Ingat bahwa produk teknologi apapun itu juga memiliki batasan penggunaan, sehingga harus diperlakukan dengan baik.

 

Share

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *